Labels

Powered by Blogger.

Social Icons

Social Icons

Featured Posts


Text Widget

Wednesday, December 26, 2012

Pengertian dan Definisi Blog


Pengertian dan Definisi Blog

Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web).
Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi

Ciri-ciri :
Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum
  1. Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online
  2. Memiliki tujuan
  3. Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
  4. Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
  5. Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :
  • Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lain
  • Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain
  • Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif
  • Berkarya atau aktualisasi diri
  • Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar
  • Berbagi pengalaman 
  • berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsb
  • banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat
Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
>> Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan sebagainya
>> Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkini
>> Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan

Pengertian Blogger :
Blogger adalah pemilik blog atau pengarang isi blog.


Etika Blogger :

  • Memiliki tujuan yang baik
  • Membuat artikel/postingan yang asli, bukan hasil copy paste (plagiat) atau kegiatan lain yang melanggar hak cipta (tanpa ijin pemilik)
  • Tidak membuat postingan yang merugikan orang lain, mengganggu, menipu (spam), mengandung kekerasan, isu sara, dan hal negatif lainnya

Perkembangan Blog :
Saat ini, khususnya di Indonesia, kegiatan blogging berkembang sangat pesat dengan tujuan yang beragam pula. Sebagian besar blog masih menggambarkan konsep blogging yang murni, akan tetapi sebagian blog juga berkembang sesuai dengan kemauan dan tujuan pemiliknya sehingga banyak yang berisi materi bebas dan terkadang keluar dari konsep blogging sebenarnya.

Cara Mendaftar Blog di blogger.com




  • Masuk ke www.blogger.com, maka akan keluar halaman berikut :

    1. Buat terlebih dahulu account email.
    2. Klik tombol Ciptakan Blog Anda, maka akan muncul halaman berikut :
    3. Masukkan alamat email, password, nama tampilan, verifikasi kata, dan jangan lupa memberi tanda centang untuk menerima persyaratan yang ada, kemudian klik tombol Lanjutkan.
      Maka akan muncul halaman berikut :
    4. Masukkan Judul Blog dan Alamat blog (URL).
      Untuk Alamat blog harus dipikirkan dengan benar, karena tidak dapat diubah lagi dikemudian hari. Klik Cek Ketersediaan untuk mengetahui apakah nama tersebut masih tersedia atau tidak.            
      Kemudian klik tombol lanjutkan, maka akan muncul halaman berikut :
    5. Pilih template yang Anda suka, kemudian klik tombol lanjutkan, maka akan muncul halaman berikut:
      Blog Anda telah selesai dibuat, klik tombol Mulai Blogging untuk menambah artikel atau mengubah tampilan blog Anda.

    Cara Masuk Ke blog.

    1. buka Mozilla...(pastinya lewat itu,iya gak ??? )
    2. di URL ketik www.blogger.com
    3. setelah itu muncul Tab yang meminta User Name & Password ( masukkan deh )
    4. Klik masuk


    Cerita Natal

    Cerita natal - Di sebuah kota kecil di Meksiko tampak orang berjalan berduyun-duyun menuju sebuah gereja. Mereka membawa buah-buahan, sayur-sayuran, dan kembang gula untuk dipersembahkan kepada Bayi Yesus. Dari tepi jalan Manuel memperhatikan orang-orang itu. Mereka tertawa gembira dan bernyanyi-nyanyi dengan riang. Mereka semua tampak bahagia.Tetapi Manuel tidak bisa seperti mereka. Ia hanya bisa menangis sedi ketika menatap mereka. Manuel hanyalah seorang anak jalanan yang telah yatim piatu. Ia tidak mempunyai apa-apa untuk dipersembahkan kepada Bayi Yesus.
    Beberapa hari yang lalu Manuel meminta-minta sesuatu kepada orang-orang yang lewat di depannya. Ia ingin memiliki sesuatu untuk dipersembahkan pada Bayi Yesus. Namun orang-orang hanya tertawa mendengarnya. “Kalau kami memberimu sesuatu, tidak mungkin engkau mempersembahkannya untuk Bayi Yesus” ejek mereka. “Kami tahu engkau anak yang baik, tapi kami yakin engkau akan memilikinya untuk dirimu sendiri.”
    Pernah terlintas di benak Manuel untuk mencuri sesuatu. Tetapi, apakah baik mencuri sesuatu untuk dipersembahkan kepada Bayi Yesus? Lebih baik tidak membawa persembahan daripada memberi persembahan yang didapat dari mencuri. Manuel berjalan menjauh. Orang-orang telah masuk ke dalam gereja dan menutup pintunya rapat-rapat. Manuel mengendap-endap ke dalam gereja dan mengintip ke dalamnya. Di depannya tampak pemandangan yang benar-benar menakjubkan. Lilin-lilin yang menyala, lukisan yang indah, dan berbagai persembahan untuk Bayi Yesus. Ratusan orang berkumpul di sekeliling patung Bayi Yesus dan ibunya.
    Makin lama melihatnya, Manuel makin sedih. Akhirnya Manuel berlutut dan berdoa, “Tuhan Yesus aku tidak seperti orang-orang yang di dalam gereja. Aku tidak memiliki apa-pun untuk-Mu di hari Natal ini. Tetapi terimalah doaku, juga air mataku. Hanya itu yang bisa aku berikan untuk-Mu.” Manuel menghapus air matanya, lalu membuka matanya. Ajaib,setiap tetes air mata Manuel yang jatuh ke tanah berubah menjadi bunga. Bunga-bunga itu sangat indah dan belum pernah ada sebelumnya. Bunga itu berwarna kuning keemasan seperti sinar bintang yang menerangi Betlehem. Di sekeliling bunga itu tampak daun-daun warna merah seperti darah.
    “Ajaib,” teriak Manuel. Ia mencabut bunga itu sampai ke akarnya lalu berlari masuk ke dalam gereja.
    “Lihat!” teriak Manuel kepada orang-orang di dalam gereja. Ini persembahanku untuk Bayi Yesus.”

    Mereka berbisik-bisik dan menggumamkan sesuatu yang tidak jelas. Mereka tidak suka perayaan Natal mereka terhenti. Namun, ketika melihat bunga itu, bisik dan gumam mereka berubah menjadi decak kagum. “Ini benar-benar suatu keajaiban,” kata seorang pastor. “Bunga seperti ini belum pernah kulihat.” Dan sejak saat itu bunga Manuel terkenal dengan nama Bunga Malam Kudus.


    Natal… apa yang terbayang dalam benak teman-teman tentang suasana Natal? Pohon cemara lengkap dengan hiasannya? Lilin dan bintang-bintang? Malaikat yang menari-nari? Tidak ketinggalan pasti ada hadiah dengan dibungkus kertas warna-warni. Ya, suasana Natal memang dirasakan sebagai suasana penuh suka cita dan keceriaan dalam menanti kelahiran Yesus, Sang Juru Selamat.
    Sesuatu yang juga selalu ada dalam suasana Natal adalah cerita dan dongeng tentang Natal. Baik itu cerita kelahiran Yesus yang diambil dari Injil ataupun cerita tentang tradisi perayaan Natal dan juga dongeng-dongeng legenda seputar Natal, seperti kisah Manuel di atas tadi.
    Dalam buku Kumpulan Cerita Natal terdapat cerita dari berbagai negara dan macam-macam budaya. Sungguh mengasyikan, kita jadi tahu cerita tentang pohon Natal pertama, juga kisah si Unta Kecil sebagai pembawa persembahan bagi kanak-kanak Yesus, dan masih banyak lagi cerita-cerita yang lain. Masing-masing cerita itu mempunyai pesan tentang keajaiban dan kegembiraan Natal.


    Cerita  Natal

    Pada tahun 1914 ada sebuah kisah menarik yang terjadi di malam Natal. Saat itu terjadi peperangan antara Inggris, Jerman dan Perancis. Di malam Natal seperti itu, pastilah para prajurit ingin berada di rumah, berkumpul dengan keluarga, menyiapkan kado-kado, bernyanyi dan menikmati sukacita serta hidangan yang enak. Tapi kali ini mereka berada jauh dari rumah, jauh dari keluarga dan orang-orang yang dicintai. Salju yang turun menambah dinginnya udara malam dan dinginnya hati mereka. Perut lapar, pakaian yang basah, dinginnya udara dan tempat tinggal yang becek serta ketidaknyamanan suasana perang merupakan satu harmoni yang semakin menghilangkan semangat untuk mengangkat senjata. Ada satu kerinduan untuk duduk bersama keluarga didepan perapian sambil mengunyah kue-kue yang lezat.
    Seorang prajurit yang tertembak merintih menahan sakit, sementara yang lain menggigil kedinginan. Pimpinan mereka pun malam itu tidak seperti biasanya. Ia kelihatan sangat bersedih, menangis teringat akan anak dan isterinya. Entah kapan mereka akan pulang dan berada ditengah orang-orang yang mereka kasihi. Mereka semua diam membisu selama beberapa jam, tetapi tiba-tiba nampak cahaya kecil yang bergerak-gerak dari arah pasukan Jerman. Ternyata ada prajurit Jerman yang membuat pohon Natal kecil dan mengangkatnya keatas agar kelihatan. Ia melakukan itu sambil mengalunkan lagu “Stille Nacht, Heilige Nacht” atau lagu “Malam Kudus”. Alunan lembut lagu itu membuat hati para prajurit pilu karena mereka teringat suasana Natal ditengah-tengah keluarga. Prajurit Jerman yang menyanyikan lagu itu ternyata adalah seorang penyanyi tenor opera terkenal sebelum dikirim ke medan perang. Sambil menyanyi, prajurit itu berdiri dari tempat persembunyiannnya sehingga musuh dapat melihatnya. Ia ingin menyampaikan makna Natal yang sesungguhnya, yaitu berbagi kasih dan damai. Prajurit tersebut bersedia mengorbankan nyawanya, ia bersedia ditembak oleh musuh karena mereka pasti bisa melihatnya dengan jelas. Tetapi, apakah yang terjadi?
    Satu per satu dari masing-masing pasukan keluar dari persembunyian dan ikut menyanyi. Mereka berkumpul bersama dan air mata tidak tertahankan. Seorang prajurit Inggris musuh bebuyutan Jerman malah mengiringi nyanyian tersebut dengan sebuah alat musik tiup yang dibawanya. Tidak ada lagi lawan, tidak ada peperangan, tidak ada benci, yang ada hanya kedamaian didalam kebersamaan. Mereka semua bersama-sama menyanyi dalam bahasa mereka masing-masing, dilanjutkan lagi dengan lagu “Hai Mari Berhimpun”. Mereka yang tadinya adalah musuh yang berusaha saling membunuh, kini merasakan aliran damai Natal. Mereka bersama-sama menyembah dan bersyukur atas kelahiran Juruselamat. [http://renungan-harian-kita.blogspot.com]

    Refleksi:
    Apakah Anda saat ini sedang mengalami peperangan emosi dengan orang lain ? Apakah saat ini Anda sedang terluka dan bersiap melontarkan serangan kebencian pada orang lain? Jika masih ada luka, kekecewaan, dan kebencian terhadap seseorang, biarkan kuasa Yesus Sang Juruselamat menyembuhkan serta menggantinya dengan damai Natal-Nya!
    • “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” (Lukas 2:14 ).
    • “Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang “jauh” dan damai sejahtera kepada mereka yang “dekat”, karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.” (Efesus 2:17-18)


    0 comments:

    Post a Comment